BANDUNG – dari panas dalam sampai sejuknya PADMA

BANDUNG – dari panas dalam sampai sejuknya PADMA

Bandung lautan api, dimana banyak asmara mulai bersemi. Dan hati-hati yang sepi mulai terisi lagi.

LER!

Dua hari gue di bandung, hati gue masih terselimuti mendung.

Berharap pulang hati ini sudah mengandung, apa daya sampai hari ini masih berkabung.

yaudah lah, bung.

ayo kita nabung, bang bing bung heyyy~ jangan dihitung.

tau-tau kita nanti dapat untung.

*Lah, malah nyanyi.


 

Kali ini gue mau cerita mengenai perjalanan gue minggu kemarin ke Bandung. Ini adalah bagian dari serangkaian roadshow gue, Kevin Anggara, dan Andori Andriani dalam BUKUNE YOUNG STAR. Jangan protes atas embel-embel “young” di judul acaranya! Gue masih muda, dori lebih tua. Mungkin muka gue lahir duluan, makanya jadi keliatan paling tua. Sia-sia gue cukur jenggot, tetep tua.

Sayangnya waktu ke Bandung ini Kevin nggak ikut, karena lagi ospek. Kalau nggak salah.

Gue, Dori, Gama (pacarnya dori), Ry (editor gue, dori, dan kevin), Ade (Tim Promo Bukune), dan Pak Duloh (Kusir kesayangan Bukune) sepaket dalam satu mobil. Paduloh nyetir, sebelahnya Ade, lalu Dori dan Gama di kursi tengah, sementara gue dan Ry di belakang. Tapi itu tidak berlangsung lama, sampai kita istirahat di kilometer 57, Rest area yang punya soundtrack, Soundtracknya enak, 1 jam kalian disana pasti langsung hafal. Disana Ade pindah ke mobil Om Em (Senior Tim Promo), disana juga ada Fial (Pemred Bukune). Tapi bukan itu intinya, karena Ade pindah, otomatis Ry pindah duduk di depan samping Paduloh. Yak, gue dibelakang sendirian ngeliatin Dori dan Gama pacaran. Awal yang baik untuk beberapa jam ke depan.

kasian Arie je sendiri dori pacaran
Ry sibuk ngedit, Paduloh fokus mengendarai kuda, Dori tidur di pangkuan Gama, dan Gama sudah pasti sedang memangku kepala Dori, sedang gue… diam.. nggak ada kegiatan.. sendiri di belakang… meluk tas yang nggak mengobati dingin sama sekali.

Sampai di Kantinnasion The Panas Dalam, setelah putar balik beberapa kali karena belakangan diketahui Paduloh memang Hoby putar balik, katanya supaya setirnya dibiasain sampe mentok, biar lentur, entah teori dari mana, kami semua pesan makan. LAPAR! Nasi goreng disini enak-enak, apa lagi Nasi Goreng Jangan ke Jatinangor. Beuh, enak banget, gue abisin sampe nggak tersisa, padahal gue nggak pesen itu, nggak tau punya siapa itu yang gue abisin. Bodo. Ena~

Nasi gorengnya nggak sempat difoto, keburu LAPAR!

Teman-teman pembaca yang mungkin belum membaca keset-kusut karena belum punya, sudah berdatangan. Acara mulai pukul 2, kami makan pukul satu, tidak ada yang nanya, tidak ada pula yang nyuruh gue makan. Nggak apa. Sudah biasa.

Satu-persatu pertanyaan kami jawab dengan lancar, kecuali soal “Kenapa kak Arie masih jomlo?”. Bukan nggak pengin gue jawab, tapi andai gue tau apa jawabannya, gue udah nggak jomblo sampai sekarang. Kampret!

Acara Talk Show selesai, dilanjutkan dengan tanda tangan dan foto bersama. Bersama Dori dan Gama. Denmas Arie nggak ikutan, sibuk berkelana jadi fakir asmara.

Oh ya, disana juga mendadak ada tamu tak diundang dan kebetulan tuan rumahnya ikhlas-ikhlas aja menerima. Kami turut bahagia atas ketidak diusirnya mereka, Irfan Rahdian dan Rizkyoka. Mereka sama seperti Dori, seorang aktivis Ask.fm, kalau diizinkan dedek-dedek lebih suka menyebutnya seleb ask.

Acara kami akhiri dengan foto bersama, bersama Menara Perasaan.

menara perasaan pidi baiq the panas dalam

Oh ya, di sini juga gue sempat bertemu dengan Surayah Pidi Baiq, Imam Besar The PANASDALAM. Iya, Si Dilan tua. Dia memberi beberapa saran dan masukan kalau-kalau mau membuat acara sejenis ini lagi. Sarannya banyak, tentunya nggak gue tulis di sini, bisa jadi buku.

Ayah pidi dan menara perasaan.

 

Selesai acara itu, kami semua langsung menuju kantor siaran radio RASE FM di, hmmm, di mana ya lupa. Pokoknya masih di bandung.

Setelah nemenin Dori siaran di RASE FM, kita semua nongkrong di Siete. Irfan ikut nongkrong, Oka nggak, dia ke jakarta. Isi obrolannya nggak penting, sampai akhirnya om Em curhat, lebih tepatnya dipaksa curhat karena kita dead air, nggak ada bahan. Tapi ternyata curhatan om Em kelewat seru, sampai-sampai kita lupa foto-foto disini. Langsung pulang ke hotel . . . hmmm, lupa nama hotelnya apa. Nggak penting juga, soalnya nggak ngasih sponsor. #hehehe

Besoknya kita bangun super pagi, sekitar jam 6. Yak, itu udah terlalu pagi mengingat ini hari minggu dan doraemon sudah tamat. Nggak ada gunanya lagi kita bangun pagi.

Ngapain pagi-pagi bangun? Soalnya kami ada jadwal ke CFD di Dago, CFD itu Car Free Day kalau kamu nggak tahu. Soalnya gue juga baru. Di sana Dori ada jadwal siaran di 99ERS , Kok gue nggak ikutan lagi? Kan udah pernah, waktu Keset Kusut awal release. Jadi gue ke sana cuma nemenin. Nggak juga sih sebenarnya, orang pas Dori siaran gue asyik keliling cuci mata. Cari mamah muda yang khilaf pake celana gemes. Dapet?

Nggak.

Shit!

Lanjut ya? Nggak sabar nih mau cerita ke bagian paling enak. Apa itu? MAKAAAN!

Yak, jadi ceritanya, nggak ceritanya sih, beneran, kami semua diundang makan siang di hotel Padma Bandung. Letaknya di JL. Ranca Bentang 56-58, Ciumbuleuit, Bandung. Menurut foto di google sih, tempatnya super asyik gitu. Ya, nanti kita kasih tahu deh aslinya gimana.
Sekarang kita mau mampir ke warung yogurt dulu sebelum ke sana. Namanya Yogurt Cisangkuy, Letaknya di Cisangkuy. Kalau di Ciputat, namanya jadi Yogurt Cimori. Soalnya memang nggak ada Yogurt Ciputat, itu juga Cimori adanya di Indomaret.
Yogurt di sini super enak, yang wajib dicoba itu rasa Leci, Leci, Leci, dan Ketan Hitam. Dan pesan yang kental, jangan yang Jus. Gue pesan rasa anggur yang jus dan menyesal. Enak sih, tapi enakan punya si Ry. Asem! Emang Asem ypgurt mah.

Yogurt Cisangkuy

Ollrite… Sekarang kita masuk bagian paling menyenangkan. Mendarat di PADMAAAA~

Sampai di sana sekitar pukul 11:00. Sudah ada Kak Arthur yang menyambut kami. Orangnya ramah, terus gue tanya “Kok ramah banget Kak?”

“Udah SOP cuy, Kalau galak nanti potong gaji.” Begitu kata Kak Arthur.

Kirain ada jawaban yang lebih bermanfaat. hahaha.
Lah, leh ugha becanda lau. Bodo ah, yang penting cepat makan. Kami sudah lapar. Apa lagi dori. Habis ngoceh 1 jam penuh pasti bikin kalori tubuhnya jauh berkurang.
Nggak butuh waktu lama sampai menu datang. Di saat seperti ini mata minus gue mendadak tajam. Penglihatan gue sempurna, foto-foto makanan semua menggoda, lebih sexy dari Angelina Jolie yang ngomong I Love You sambil berbisik dan bibirnya nyentuh telinga kamu.

“AKU PESAN INI! INI! INI!” gue nunjuk asal sambil merem. Abis semuanya keliatan enak, pasrah aja deh sama takdir.

Lalu setelah menunggu agak lama, munculah sesosok hidangan ini. HWALAAAAAA~

Wagyu Steak PAdma Hotel
AUSTRALIAN WAGYU BEEF, MARBLE 7  (medium well) yang berdampingan mesra dengan PADMA EXOTIC

Soal rasa masih perlu gue jabarin di sini nggak? Food n beverage di sini di sajikan sesuai dengan standart-nya 5 star hotel. Jadi kalau gue bilang nggak enak. DOSA, karena bohong.

Boleh absen dulu nggak sebelum makanannya habis? Dari sebelah kiri itu adalah Om Em, lalu gue, Ade, Gama, Dori, Ry, dan Kak Arthur. SELAMAT MAKAAAN~

IMG-20150903-WA0004

Eh foto makanan gue tadi bagus nggak? Bagus kan? Itu hampir 15 menit gue jumpalitan nyari angle dan background yang bagus untuk di foto. Baru deh dimakan.

Berbeda dengan gue, Ry justru makan dulu sampai habis.

“Kok elu doang, Pak, yang nggak foto makanannya?”

“Oh iya, lupa eug. Anjir. Yaudah sekarang deh foto.” Lalu Ry mulai menyusun sisa-sisa makanannya dan hasilnya..

Ry Azzura jadi chef

ANJEEERR,, lebih keren dari saat pertama dihidangkan. Mungkin dia berbakat jadi tukang garnish. Semua orang di meja bertepuk tangan untuk hasil karyanya yang butuh waktu luang banyak itu. Entah karena menghargai atau cenderung iba atas perilakunya. Nggak apa, biar gimanapun dia tetap editor kesayangan ibunya. Bukan kami. Kami nggak kenal orang seperti yang terlihat di atas.

 

KENYAAAANG!

kenyang kenyang hotel padma lunch makan siang

Prosesi makan-makan sudah selesai. Eh, gue belum cerita soal tempatnya ya? Sori, tadi kan laper. Jadi buru-buru makan.

Yak, jadi ternyata eh ternyata, hotel padma memang sesuai fotonya. Punya Hill View yang asri banget. Letaknya di perbukitan gitu. Hotelnya dikelilingi pohon-pohon besar di dataran curam. Mungkin kalau kamu termasuk orang yang drama boleh menyebut ini jurang. Jadi tempat kita makan di sini itu bisa melihat pemandangan ke bawah. Tuh, kami makan di balkon paling atas.

padma bandung hotel and resto

Cocok lah buat tempat bunuh diri yang keren. Jadi kalau masuk koran fotonya nggak malu-maluin.

Fasilitas di sini juga lengkap banget. Selain Restaurant, ada Fitness centre, Yoga Class, Joging Track, and Swiming Pool. Kolam renangnya nyaman banget, pastinya karena udara di sini sangat sejuk dan bisa ngeliat pemandangan sekitar yang super duper asri banget.

Padma Hotel Bandung boasts a spectacular hill view,

Belum selesai sampai di situ. Ternyata ada kolam untuk rendaman air panasnya juga, BOOM! Kurang apa coba?

air panas padma

Dan ternyata di sini ada Putra Duyung yang terdampar. Sendiri,

Iya, SENDIRI! tanpa kekasih. kasian.

padma hotel swiming pool

Gue, Gama, Ade, dan Om Em juga sempat nyobaik Flying Fox. Pendek sih, tapi tetep seru karena pemandangan dari atas bagus.

IMG-20150903-WA0009

 

Senang, tapi capek, tapi senang, tapi sudah harus pulang, tapi senang.

Sayangnya kita belum sempat bermalam di sini. Karena ini hari minggu dan artinya besok senin. Anak sekolah pada upacara. Gue sih enggak.

Tapi intinya kita langsung pulang setelah mandi tak lupa sikat gigi.

Biasanya selesai mengulas tempat kaya gini boleh ngasih nilai ya?
Oke, Untuk makanannya gue kasih nilai 8.
2 nilai tambahan lagi kalau nanti gue diundang makan untuk yang kedua kalinya.
Nilai 1 sampai 10 untuk kenyamanan hotel ini, nilainya 9, nyaris sempurna. Karena masih ada yang kurang, kurang sempurna di tempat senyaman ini tanpa—

Pasangan hidup.

TAK DUM DES!! TARAK TAK TAK DURUDUDUMDUMDUM DESSS!!
*mendadak ada drummer PMS lagi check sound*
Gara-gara suasana sejuk di sekitaran hotel ini, gue baper. Terus gue nulis, nggak sih, ngetik di handphone lebih tepatnya.
Semoga masih bisa disebut puisi, atau mungkin cuma susunan kalimat yang penuh doa. Bismillah…


 

Sejuk

Artinya tidak panas, tidak gerah, cenderung nyaman, kamu tahu?

Baik, sepertinya kita, kata ganti kamu jika bersama aku,

akan sepakat untuk bait-bait selanjutnya.

.

Sejuk selalu bergandengan mesra dengan dingin

Seperti aku dan kamu, lewat kalimat ini

Karena kenyataannya aku sendiri

Tetap mesra

.

Tempat ini begitu nyaman

Kalau boleh aku bandingkan dengan perasaanku terhadap kamu

Tempat ini sama nyaman dengan saat memelukmu

Percayalah, ini hanya usahaku untuk membuat kamu cemburu

Belum panas?

.

Masih sejuk

Padahal sedang berendam di air panas

Namun tidak sedikitpun aku ingin marah

Padahal sedang tidak ada kamu yang meredakan aku

Namun tidak sedikitpun aku ingin marah

Padahal aku memang tidak sedang ingin marah

Namun tidak sedikitpun aku ingin marah

Aku cuma ingin kamu

Menemani

Di sini


Dah! gitu aja. Jangan lebih panjang lagi, nanti makin baper. Kasian pohon-pohon ditebangi kalau tissue gue abisin. Buat yang mau mampir ke Padma, silahkan check site ini http://www.padmahotelbandung.com/special-offers.php
Atau cari aja di agoda dan traveloka biar dapet special offers. hehehe..
Sampai jumpa di postingan selanjutnya.
Silahkan komentar apa aja yang kalian mau, kalau nggak mau jangan dipaksa.
Nanti cidera.

Daaa~

😀

Share the joy

15 Comments

  1. Nggak ada kakak Radit ya??! *abaikan

    Jangan pamer kesendirian gitu dong bang. Sekali-kali bawa pacar gitu

    Reply
    • Buset, masih ada makhluk seperti ini yak? Tiap ada acara bukune atau gagas, yang ditanya. Ada kak Radit nggak? Sedih gue, nggak pernah ditanya. #lah, curhat

      Reply
  2. Hihiihihihih nama anak ini menghantui kko d sosmed apapun wakakakkak
    Lain kli ajak” dong k bandung biar ad pasangan hidupny #ehh#modusbgt#gtwmalu

    Reply
    • Ada juga ajak gue kek, kemana gitu. Biar nggak kesepian.

      Reply
  3. ampun deh mas makanannya bikin perut laper sama ngiler 😀

    Reply
    • Jangan minta ampun, lu nggak salah apa-apa

      Reply
  4. Ngebaca postingan baper lo kok gue jadi ikutan baper. Mau bikin puisi juga ah~

    Eh ngga jadi, gue ngga bisa bikin puisi :( tuh kan baper lagi.

    Reply
    • Yang bikin baper cukup buku Keset-Kusut aja. Baper-baper dahulu, susah move on kemudian. #lah nggak bisa lihat kesempatan dikit, dagang. hahaha..

      Reply
  5. Ternyata elu tinggi ya, bang. Apa tipsnya biar tinggi?

    Reply
    • Siapin tali tambang, iket di kaki, gantungin ke kusen pintu bagian ventilasi. Lakukan tiap hari sebelum tidur. Bangun-bangun palingan parkinson. :’D

      Reply
  6. Puisina KEREEEEN!!! Bikin baper, aing mah apa atuh “Persib nu aing, aing nu saha ?”
    Tuhkan baper…

    Reply
    • Yang bikin baper cukup buku Keset-Kusut aja. Baper-baper dahulu, susah move on kemudian. #lah, malah dagang. haha

      Reply
  7. pukpuk jauh. dari sekian juta mojang bandung yang katanya juara, gak ada yang nyantol. bahkan mahmud khilaf gak dapet. ckckc.. iykwim.

    ena’ ya jalan-jalan plus makan gratis. potonya pake apa tuh bang, keren gila.

    hmm..mau komen apa lagi yah.. ntar deh tak pikir dulu .

    Reply
  8. Yang di atas fokus sama kesendirian lo dan makanan, gue malah berbinar-binar sama kolam air panasnya. Pengin berendem…….

    Reply
  9. Udah lama gak update tulisan disini, sayang.. web (eh atau blog ya) (hahaha gangerti) (yaudah lah yah) nya udah bagus.. Ayo dong update lg~~~

    Reply

Leave a Reply to Pertiwi Yuliana Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

css.php